-->

[ADS] Top Ads

Mengenal Struktur Khusus Teks Laporan yang Baik dan Benar

Daftar isi [Tampil]
Bila bicara secara khusus struktur teks laporan mengikuti model laporan yang dibuat. Apakah itu teks laporan hasil observasi, laporan percobaan atau laporan ekperimen? Masing-masing memiliki polanya tersendiri. Kita tidak bisa menggunakan struktur teks laporan observasi untuk model laporan percobaan begitu juga kebalikannya.

Pengertian Teks Laporan

Teks laporan dibuat berdasarkan kriteria atau klafisikasi tertentu, memiliki ciri kebahasaan dan mengacu pada objek tertentu yang semuanya bersifat fakta. Beda dengan teks argumentasi yang dibuat mendetail dan khusus oleh penulisnya, teks laporan dibuat secara universal tanpa melebihkan atau mengurangi data yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Struktur Teks Laporan yang Benar (ilustrasi)

Meskipun mengacu pada informasi dan fakta-fakta pengamatan yang telah dilakukan, teks laporan dibuat seinformatif mungkin agar bisa dipahami pembacanya. Contoh pada teks laporan eksperimen, penulis membuat laporan dengan menambahkan banyak ungkapan ilmiah mengingat audience atau pembacanya adalah praktisi ilmiah seperti ilmuwa n atau dosen.

Bagaimana Struktur Teks Laporan yang Benar?  

Membuat teks laporan bukan perkara yang sulit apalagi jika sudah ada datanya. Supaya lebih yakin, simak struktur teks laporan yang baik dan benar berikut ini:
  1. Pernyataan Umum
Sama seperti menulis teks lainnya, membuat teks laporan juga harus diawali dengan pembukaan, isi dan terakhir penutup atau kesimpulan. Tujuannya agar pembaca memahami struktur bacaan secara sistematis lantas menyimak informasi yang tertulis di dalamnya.

Membuat pernyataan umum tidak bisa dilakukan sembarangan, pemilihan kata harus tepat dan memberikan pengaruh yang kuat. Setidaknya, bagian awalan harus berhubungan atau bahkan mengarahkan pembaca pada pokok pembahasan laporan.

Agar lebih mudah dalam membuat pernyataan umum, silahkan amati objek laporan. Tuliskan hal-hal menarik dan spesifik tentang karakter objek laporan, tidak ada salahnya untuk memulai dari pengertian lalu nama ilmiah. Buat mendetail tapi tidak berlebihan karena pernyataan umum tidak perlu dibuat terlalu banyak.
  1. Aspek Laporan
Selesai menuliskan pernyataan umum lanjutkan teks laporan dengan menambakan isi. Isi laporan harus berbobot dan mengandung aspek-aspek yang dibutuhkan. Contohnya jika Anda membuat teks laporan percobaan, maka buat langkah-langkah percobaan secara runtut dan jelas.

Sementara jika membuat teks laporan observasi, maka gunakan data pengamatan yang dimiliki sebagai acuan isi laporan. Intinya, isi dari teks laporan harus memiliki point-point yang sebelumnya sudah disusun dengan baik.

Lihat pula: Contoh Daftar Pustaka dalam Laporan Penelitian

Agar isi laporan tidak menyimpang, sesuaikan kembali dengan pernyataan umum yang sudah dibuat dan objeknya. Jika objek laporan adalah pohon, maka buat isi laporan berkaitan dengan pohon bukan membuat laporan mengenai rumah atau penginapan yang tidak ada kaitannya sama sekali.

Selain melihat berdasarkan keterkaitan objek, buat isi laporan sesuai fakta yang ada. Jangan menambahkan argument Anda, pada akhirnya teks laporan yang dibuat jatuhnya bukan teks laporan justru teks karangan bebas.
  1. Kesimpulan
Dan bagian akhir juga tidak kalah pentingnya, buat kesimpulan sebagai penutup laporan. Bagian penutup ini harus merangkum laporan yang Anda buat. Sama seperti bagian pembuka, teks kesimpulan juga harus dibuat sederhana dan berbobot.

Belajar membuat teks laporan bagi beberapa orang merupakan suatu kewajiban, apalagi jika bidang pekerjaannya berhubungan dengan sastra atau kegiatan ilmiah seperti penelitian dan eksperimen. Dengan memahami struktur penulisan teks laporan niscaya Anda bisa membuat laporan dengan mudah dan cepat.

[ADS] Bottom Ads

Copyright © 2020

KEMDIKBUD.CO.ID